Public
Relations (PR) adalah aktivitas komunikasi yang bertujuan membangun kesepahaman
antara organisasi/perusahaan dengan publiknya. Dengan kesepahaman ini
diharapkan dapat membangun dan meningkatkan citra perusahaan, sehingga
perusahaan mendapatkan citra positif dan publik dapat merasakan manfaat dari
perusahaan.
Seorang PR
tidak dapat terlepas dari publik, karena memang PR berperan menjadi jembatan
antara perusahaan dengan publik. Selain berorientasi pada perusahaan, seorang
PR juga berorientasi pada publik. Dimana terdapat beragam bentuk komunikasi
atau kegiatan PR untuk tetap terhubung dengan publiknya, seperti membuat press
release, media relations, corporate social responsibility (CSR), program
campaign, aktivitas di media sosial, website perusahaan, dll.
PR harus aktif
dalam melakukan komunikasi dengan publiknya, seorang PR tidak hanya
berkomunikasi secara satu arah dengan publiknya tetapi PR juga harus melihat
feedback atau umpan balik yang diberikan publik. Karena feedback ini dapat
memberikan masukkan bagi PR untuk memperbaiki baik itu kegiatan yang dilakukan
atau cara berkomunikasi, serta menunjukkan bahwa perusahaan sangat menghargai
publiknya.
Publik PR
sangat luas, terutama publik eksternalnya. Dimana publik eksternal tidak hanya
yang berada di sekitar perusahaan seperti pelanggan/konsumen dari perusahaan,
media pers, masyarakat sekitar perusahaan, tetapi hingga pemerintahan dan
masyarakat yang belum atau tidak mengetahui perusahaan adalah bagian dari target
publik PR. Oleh karena itu seorang PR harus dapat memaksimalkan perannya untuk
menjangkau semua publiknya.
Dalam
menjangkau publik ini, PR memerlukan keterampilan di media digital salah
satunya internet. Karena saat ini publik PR adalah masyarakat internet, dimana
seluruh aktivitas masyarakat sebagian besar sudah beralih ke aktivitas
internet, terlebih disaat pandemi Covid-19 maka semakin membuat aktivitas di
internet makin tinggi mobilitasnya.
Sehingga ketika
masyarakatnya banyak beraktivitas di internet, PR juga harus ikut beradaptasi
agar PR dapat terus terhubung dengan masyarakat. Selain itu, dengan
perkembangan zaman yang juga membawa perubahan pada media komunikasi
konvensional menjadi digital, maka internet sudah menjadi bagian media
komunikasi PR.
Berikut ini video tentang digital PR vs tradiosional PR, yang akan membantu untuk lebih memahami penjelasan pada artikel ini.
Kemampuan Public
Relations di Media Digital
Keterampilan di
media digital (internet) memang diperlukan oleh seorang PR karena merupakan
tuntutan dari aktivitas masyarakat yang mengikuti perkembangan teknolgi. Dengan
PR yang digital, pekerjaan PR akan lebih maksimal karena media digital (internet)
sudah pasti lebih cepat, update, dan praktis dalam menyampaikan informasi
dengan berbagai bentuk. Akan tetapi tidak dipungkiri bahwa kemampuan digital
PR, didasari dari kemampuan konvensional PR seperti menulis, analisis,
dokumentasi, dan mengedit.
Kemampuan di
media digital yang diperlukan PR antara lain:
- Advertising Copywriting
Seorang PR harus memiliki keahlian tidak hanya menulis press release tetapi juga menulis naskah iklan, promosi, dan e-newsletters. Hal ini juga dapat melibatkan kemampuan marketing public relations (MPR) dari praktisi PR. - Video Editing/Production
Tidak hanya pesan tertulis atau visual, PR juga harus mempunyai kemampuan memproduksi dan mengedit video, karena saat ini pesan-pesan akan lebih menarik jika disampaikan dengan audio-visual. - Social Content
Creation
PR digital tidak terlepas dari media sosial oleh karena itu PR harus mempunyai keterampilan membuat konten di media sosial. Dalam media sosial PR harus membangun komunikasi interpersonal agar publiknya merasakan hubungan yang dekat dan erat dengan perusahaan. - Kemampuan SEO
SEO adalah Search Engine Optimization dimana SEO berguna agar website yang dibuat banyak dikunjungi dan menjadi top rujukkan dari mesin pencari seperti google. Zaman digital saat ini, perusahaan sudah banyak yang memiliki website karena dari website publiknya dapat mengakses informasi kapanpun dan dimanapun oleh karena itu PR yang mengelola website harus mempunyai keterampilan SEO agar konten yang telah dibuat dapat diketahui banyak orang. - Speed to Information
Dengan era digital dimana informasi dapat tersebar dengan cepat, maka PR harus dapat bertindak cepat, tanggap, dan responsif terhadap informasi yang berkembang terlebih informasi tentang perusahaan. Seperti jika terdapar rumor negatif menyerang perusahaan, PR harus segara bertindak memastikan lalu mengklarifikasi pada publik.
Keunggulan
Digital Public Relations
Terdapat
beberapa keunggulan digital PR, diantaranya:
- Aktivitas 24/7
Dengan digital PR aktivitas komunikasi dapat dilakukan nonstop (24 jam 7 hari), karena digital PR tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Media komunikasi perusahaan seperti website dan media sosial dapat diakses oleh publik saat malam hari atau hari libur, oleh karena itu informasi yang disampaikan dapat tetap diketahui oleh publik (tidak terlewat) dan publik juga dapat meninggalkan jejak (komentar, likes, share) kapanpun. - Respon Cepat
Dalam media digital, PR dapat merespon dengan cepat setiap pesan yang masuk ke perusahaan, baik itu masukkan, kritikan, keluhan, atau hal lainnya yang disampaikan oleh publik eksternal atau internal perusahaan. Ketika PR mampu menanggapi dengan baik maka hal ini akan meningkatkan reputasi dan kredibiltas PR serta perusahaan karena menunjukkan kesiagaan PR dalam membantu publiknya. - Interaktif
Selain respon cepat, dengan media digital PR dapat berinteraksi dengan publiknya secara interpersonal, sehingga menimbulkan kedekatan. Ketika PR dekat dengan publiknya, publik akan lebih mudah menerima informasi yang disampaikan bahkan publik akan sangat mempercayai informasi tersebut. Oleh karena itu PR di era digital dituntut untuk interaktif dengan publiknya agar terjalin hubungan yang baik dan saling pengertian.
Maka dari itu memang
sudah seharusnya PR juga menjadi digital, karena melihat perkembangan zaman yang
sudah mengarah pada aktivitas digital dan juga publik PR aktif di media digital
maka PR dan perusahaan juga harus ikut berkembang ke arah digital agar tidak
tertinggal oleh teknologi dan publiknya. Dengan kegiatan yang serba digital
juga aktivitas PR akan semakin mudah dan cepat. Informasi yang disampaikan
dapat cepat dibagikan, dengan satu klik pesan dapat sampai ke ribuan hingga jutaan
publik yang tidak terbatas ruang dan waktu, komunikasi dapat dilakukan 24 jam 7
hari, bentuk pesan yang disampaikan juga lebih beragam, akan tetapi memang
terdapat kekurangan dengan digitalisasi PR ini yaitu banyak informasi palsu
yang mudah beredar sehingga bisa merugikan perusahaan bahkan merusak citra
perusahaan. Oleh karena itu kemampuan PR di era digital ini juga harus terus
dikembangkan agar perusahaan maupun masyarakat sama-sama mendapatkan
kebermanfaatannya.
Demikian artikel kali ini
Semoga bermanfaat~💖
Sumber
Referensi:
Rachmat, Ikbal
& Haryati, Euis (2020). Modul Digital Public Relations : PR Di Media
Sosial; Perananan Twitter, Youtube, dan Facebook Dalam Mengubah Dunia Humas. Universitas Esa Unggul, Jakarta.
Rachmat, Ikbal & Haryati, Euis (2020). Modul Digital Public Relations : Tugas dan Keterampilan Humas Era Internet. Universitas Esa Unggul, Jakarta.
Sespamardi (2018, November 15). Kehumasan di Era Digital.

Thanks for sharing :)
ReplyDeleteWelcome ~
DeleteNicee
ReplyDeleteMantapp artikelnya bermanfaat
ReplyDeleteTerima kasih... Jangan lupa mampir ke artikel lainnya ya
Deletebermanfaat sekali:)
ReplyDeleteterima kasihh kaa... jangan lupa mampir ke artikel lainnya yaa
Deletethank you kaa.. jangan lupa mampir ke artikel lainnya yaa
ReplyDelete