Translate

Ilmu Komunikasi - Public Relations
Sunday, May 8, 2022

Mengapa Public Relations Harus Digital?


Hai Semuanya 😊

Pada artikel kali ini akan membahas tentang, mengapa public relations saat ini harus digital?

Mari disimak~



Public Relations (PR) adalah aktivitas komunikasi yang bertujuan membangun kesepahaman antara organisasi/perusahaan dengan publiknya. Dengan kesepahaman ini diharapkan dapat membangun dan meningkatkan citra perusahaan, sehingga perusahaan mendapatkan citra positif dan publik dapat merasakan manfaat dari perusahaan.

Seorang PR tidak dapat terlepas dari publik, karena memang PR berperan menjadi jembatan antara perusahaan dengan publik. Selain berorientasi pada perusahaan, seorang PR juga berorientasi pada publik. Dimana terdapat beragam bentuk komunikasi atau kegiatan PR untuk tetap terhubung dengan publiknya, seperti membuat press release, media relations, corporate social responsibility (CSR), program campaign, aktivitas di media sosial, website perusahaan, dll.

PR harus aktif dalam melakukan komunikasi dengan publiknya, seorang PR tidak hanya berkomunikasi secara satu arah dengan publiknya tetapi PR juga harus melihat feedback atau umpan balik yang diberikan publik. Karena feedback ini dapat memberikan masukkan bagi PR untuk memperbaiki baik itu kegiatan yang dilakukan atau cara berkomunikasi, serta menunjukkan bahwa perusahaan sangat menghargai publiknya.

Publik PR sangat luas, terutama publik eksternalnya. Dimana publik eksternal tidak hanya yang berada di sekitar perusahaan seperti pelanggan/konsumen dari perusahaan, media pers, masyarakat sekitar perusahaan, tetapi hingga pemerintahan dan masyarakat yang belum atau tidak mengetahui perusahaan adalah bagian dari target publik PR. Oleh karena itu seorang PR harus dapat memaksimalkan perannya untuk menjangkau semua publiknya.

Dalam menjangkau publik ini, PR memerlukan keterampilan di media digital salah satunya internet. Karena saat ini publik PR adalah masyarakat internet, dimana seluruh aktivitas masyarakat sebagian besar sudah beralih ke aktivitas internet, terlebih disaat pandemi Covid-19 maka semakin membuat aktivitas di internet makin tinggi mobilitasnya.

Sehingga ketika masyarakatnya banyak beraktivitas di internet, PR juga harus ikut beradaptasi agar PR dapat terus terhubung dengan masyarakat. Selain itu, dengan perkembangan zaman yang juga membawa perubahan pada media komunikasi konvensional menjadi digital, maka internet sudah menjadi bagian media komunikasi PR.

Berikut ini video tentang digital PR vs tradiosional PR, yang akan membantu untuk lebih memahami penjelasan pada artikel ini. 



Kemampuan Public Relations di Media Digital
Keterampilan di media digital (internet) memang diperlukan oleh seorang PR karena merupakan tuntutan dari aktivitas masyarakat yang mengikuti perkembangan teknolgi. Dengan PR yang digital, pekerjaan PR akan lebih maksimal karena media digital (internet) sudah pasti lebih cepat, update, dan praktis dalam menyampaikan informasi dengan berbagai bentuk. Akan tetapi tidak dipungkiri bahwa kemampuan digital PR, didasari dari kemampuan konvensional PR seperti menulis, analisis, dokumentasi, dan mengedit.

Kemampuan di media digital yang diperlukan PR antara lain:

  1. Advertising Copywriting
    Seorang PR harus memiliki keahlian tidak hanya menulis press release tetapi juga menulis naskah iklan, promosi, dan e-newsletters. Hal ini juga dapat melibatkan kemampuan marketing public relations (MPR) dari praktisi PR.
  2. Video Editing/Production
    Tidak hanya pesan tertulis atau visual, PR juga harus mempunyai kemampuan memproduksi dan mengedit video, karena saat ini pesan-pesan akan lebih menarik jika disampaikan dengan audio-visual.
  3. Social Content Creation
    PR digital tidak terlepas dari media sosial oleh karena itu PR harus mempunyai keterampilan membuat konten di media sosial. Dalam media sosial PR harus membangun komunikasi interpersonal agar publiknya merasakan hubungan yang dekat dan erat dengan perusahaan.
  4. Kemampuan SEO
    SEO adalah Search Engine Optimization dimana SEO berguna agar website yang dibuat banyak dikunjungi dan menjadi top rujukkan dari mesin pencari seperti google. Zaman digital saat ini, perusahaan sudah banyak yang memiliki website karena dari website publiknya dapat mengakses informasi kapanpun dan dimanapun oleh karena itu PR yang mengelola website harus mempunyai keterampilan SEO agar konten yang telah dibuat dapat diketahui banyak orang.
  5. Speed to Information
    Dengan era digital dimana informasi dapat tersebar dengan cepat, maka PR harus dapat bertindak cepat, tanggap, dan responsif terhadap informasi yang berkembang terlebih informasi tentang perusahaan. Seperti jika terdapar rumor negatif menyerang perusahaan, PR harus segara bertindak memastikan lalu mengklarifikasi pada publik.

Keunggulan Digital Public Relations
Terdapat beberapa keunggulan digital PR, diantaranya:

  • Aktivitas 24/7
    Dengan digital PR aktivitas komunikasi dapat dilakukan nonstop (24 jam 7 hari), karena digital PR tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Media komunikasi perusahaan seperti website dan media sosial dapat diakses oleh publik saat malam hari atau hari libur, oleh karena itu informasi yang disampaikan dapat tetap diketahui oleh publik (tidak terlewat) dan publik juga dapat meninggalkan jejak (komentar, likes, share) kapanpun.
  • Respon Cepat
    Dalam media digital, PR dapat merespon dengan cepat setiap pesan yang masuk ke perusahaan, baik itu masukkan, kritikan, keluhan, atau hal lainnya yang disampaikan oleh publik eksternal atau internal perusahaan. Ketika PR mampu menanggapi dengan baik maka hal ini akan meningkatkan reputasi dan kredibiltas PR serta perusahaan karena menunjukkan kesiagaan PR dalam membantu publiknya.
  • Interaktif
    Selain respon cepat, dengan media digital PR dapat berinteraksi dengan publiknya secara interpersonal, sehingga menimbulkan kedekatan. Ketika PR dekat dengan publiknya, publik akan lebih mudah menerima informasi yang disampaikan bahkan publik akan sangat mempercayai informasi tersebut. Oleh karena itu PR di era digital dituntut untuk interaktif dengan publiknya agar terjalin hubungan yang baik dan saling pengertian.

Maka dari itu memang sudah seharusnya PR juga menjadi digital, karena melihat perkembangan zaman yang sudah mengarah pada aktivitas digital dan juga publik PR aktif di media digital maka PR dan perusahaan juga harus ikut berkembang ke arah digital agar tidak tertinggal oleh teknologi dan publiknya. Dengan kegiatan yang serba digital juga aktivitas PR akan semakin mudah dan cepat. Informasi yang disampaikan dapat cepat dibagikan, dengan satu klik pesan dapat sampai ke ribuan hingga jutaan publik yang tidak terbatas ruang dan waktu, komunikasi dapat dilakukan 24 jam 7 hari, bentuk pesan yang disampaikan juga lebih beragam, akan tetapi memang terdapat kekurangan dengan digitalisasi PR ini yaitu banyak informasi palsu yang mudah beredar sehingga bisa merugikan perusahaan bahkan merusak citra perusahaan. Oleh karena itu kemampuan PR di era digital ini juga harus terus dikembangkan agar perusahaan maupun masyarakat sama-sama mendapatkan kebermanfaatannya.

Demikian artikel kali ini


Semoga bermanfaat~💖


Sumber Referensi:

Rachmat, Ikbal & Haryati, Euis (2020). Modul Digital Public Relations : PR Di Media Sosial; Perananan Twitter, Youtube, dan Facebook Dalam Mengubah Dunia Humas. Universitas Esa Unggul, Jakarta.

Rachmat, Ikbal & Haryati, Euis (2020). Modul Digital Public Relations : Tugas dan Keterampilan Humas Era Internet. Universitas Esa Unggul, Jakarta. 

Sespamardi (2018, November 15). Kehumasan di Era Digital.

8 komentar:

 
Top